Don’t shoot what it looks like. Shoot what it feels like. – David Alan Harvey

Memori

Salam,

What will happen , if suddenly we wake up in the morning as usual and cannot remember anything ? Macam mana lah rasanya agak agak ye ? Kita tak ingat nama orang orang di sekeliling kita, kita tak ingat mana kita ada, kita tak dapat nak ingat kerja kita – and worse, we lost all of our lifetime memories. Ye , samada disebabkan oleh brain trauma akibat kemalangan or medical condition seperti Alzheimers ataupun sebab 2 yang lain.

Will life ever be the same again ? Saya rasa tak.

Dulu masa belajar di UTM , rumah sewa di Taman Sri Pulai kami dihuni oleh 15 orang dari kami. Dan lebih separuh dari itu adalah kawan kawan yang membesar di asrama sewaktu umur 13 tahun – 17 tahun. Secara matematiknya we stayed together from 1991 to 2001.

One thing yang we can do over and over and over and over again adalah lepak sama sama cerita kisah kisah kelakar kami sewaktu membesar kat asrama dulu. Memang comfirm agak gelak kaw kaw sedangkan rasanya cerita tu dah diceritasemula for almost 20-30 kali dengan nada dan sound effect yang sama😉 And until now, setiap kali berjumpa time Aidilfitri or terjumpa di mana mana, we can always laugh to those stories.

Those things really matters for me because those MEMORIES were once part of my life. Pengalaman dari memori tu banyak mencorakkan who I am today. Those laughters, pains, sadness, happiness were the real treasures of life for me and I prayed hard I don’t wanna loss those memories by any means.

Lately, if I had any chance bila balik ke Penang , saya akan cuba spend masa jugak untuk tengok / lawat mana mana tempat yang ada dalam my history time line untuk saya refresh semula my memories about my childhood. This time the visit took me back to Pantai Bersih, Bagan Ajam and also Teluk Air Tawar. If those days saya datang dengan basikal BMX dengan kawan kawan untuk lepak sana, this time after more than 20 over years I came back with the love of my life untuk duduk di situ, hirup udara sedar, angin kuat menghembus muka . Tak rasa panas walaupun matahari tetap tegak atas kepala.

Menghadap Penang Island , saya ceritakan pada isteri saya apa yang kami buat dulu dulu waktu datang naik basikal sambil makan Apam Balik panas yang dibeli depan flat Bagan Ajam. The place banyak berubah , saya hanya dapat recalled ada banyak pokok rhu yang berdesir kuat daun daunya bila ditiup angin pantai. Pantainya tak luas sangat, kayu buruk hanyut banyak atas pasir dan laut tidak lagi sejernih yang saya ingat.

But , I’m glad I came back.

20120430-133752.jpg

20120430-133828.jpg

20120430-133855.jpg

20120430-133941.jpg

20120430-134020.jpg

20120430-134058.jpg

20120430-134233.jpg

20120430-134303.jpg

20120430-134341.jpg

20120430-134409.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s